Sabtu, November 22, 2008

hore!!!

hore..akhirnya tesis juga...ha..ha..ha
tesis tlah tiba..tesis tlah tiba..hatiku gembira!!!
tapi..jangan terlalu senang dulu teman..tantangan berat, terjal,penuh lubang dan mendaki tlah menunggu di depan. The most important thing is..
Mari tingkatkan kebersamaan dalam rangka peningkatan akademis kita (kata pak haji)

Zangan phernah putus aza(baca: jangan pernah putus asa, kata pak binsar)

Peningkatang perang serta masyarakat kawasang pesisir dalam konteks penguatang kapasitas mahasiswa PSDA 07 untuk tercapainya suatu sinergi antara mahasiswa dan doseng pembimbin agar terwujud suatu tesis yang tidak kaya retorika dan misking implementasinya. Penguatan kapasitas ada tiga, pertama..... (kata munir)

Maaf.. cerita ini tidak bersambung, cukup sampai disini!

Selasa, November 18, 2008

Field trip MPSDA 2007

Sebanyak 24 karyasiswa MPSDA ITB-PU 2007 pada tanggal 20-24 Oktober melaksanakan kunjungan lapangan (field trip) ke Batam disertai dengan para pembimbing dari Balai PKTK SDA dan dosen ITB. Rombongan dipimpin oleh Bp. Djumpono berangkat dari Balai jam 04.00 wib pertama kali menuju ke bandara Soekarno Hatta untuk terbang ke Batam. Pesawat take off pada jam 10.00 wib dengan armada Lion air dan mendarat di Bandara Hang Nadim jam 11.40. Dalam kunjungannya di Batam, direncanakan kunjungan lapangan akan mendatangi pihak Otorita Batam, Waduk Muka Kuning dengan pengelolaannya oleh swasta untuk air minum, Jembatan Barelang, dan tempat belanja tentunya. Kunjungan pertama di Otorita Batam, rombongan diterima dengan hangat oleh pihak Otorita dan mengadakan sesi presentasi penanganan Batam disertai dengan diskusi. Selanjutnya ke jembatan Barelang yang menghubungkan Batam, Rempang dan Galang. Setelah menikmati suasana di jembatan Barelang, perjalanan dilanjutkan ke Waduk muka kuning dan PT Adhya Tirta Batam untuk mengetahui pengelolaan SDA di pulau Batam dengan berbagai karakteristik DAS di pulau itu. Tidak lupa juga rombongan mampir ke pusat perbelanjaan di daerah Nagoya yang sekaligus menjadi tempat istirahat rombongan.
Tak puas rasanya jika sudah menginjakkan kaki di Batam maka tak menyebrang ke negara tetangga yaitu Singapura. Lalu kejadian apa saja yang dialami di Singapura.....kita tunggu tulisan selanjutnya....(bersambung)